Kembangkan Riset Sejarah Lokal Tasikmalaya, DKKKT dan Unsil Jalin Kerja Sama

KOMITE BUDAYA
Kamis, 21 Mei 2026
Last Updated 2026-05-21T11:12:16Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

Ketua DKKKT Tatang Pahat bersama Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi, Kamis (21/5/2025). Foto: Humas DKKKT

KOMBUDDKKKT.ONLINE — Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKKT) resmi menjalin kerja sama dengan  Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi (Unsil) dalam bidang penelitian dan kajian ilmiah sejarah budaya Kota Tasikmalaya. Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia praktisi kebudayaan dalam upaya merawat ingatan kolektif serta identitas budaya daerah.


Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan riset sejarah lokal, dokumentasi kebudayaan, pengarsipan tradisi masyarakat, hingga publikasi ilmiah yang berkaitan dengan sejarah dan dinamika budaya Kota Tasikmalaya. Melalui kolaborasi ini, kedua lembaga berharap lahir berbagai kajian yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga mampu menjadi referensi publik dan bahan pijakan kebijakan Pemerintah Daerah.


Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unsil Zulpi Miftahudin, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa sejarah lokal tidak boleh berhenti menjadi cerita lisan yang perlahan hilang dimakan zaman. Menurutnya, Tasikmalaya memiliki kekayaan sejarah, tradisi, seni, dan jejak peradaban yang perlu diteliti secara serius agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang. "Kita berharap hasil penelitian nantinya dapat memperkuat literasi sejarah masyarakat sekaligus menjadi bahan edukasi kebudayaan bagi generasi muda," ujarnya.


Sementara itu, ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya, Tatang Suprihatna Sumpena, S.Sn atau yang lebih akrab disapa Tatang Pahat menilai kolaborasi tersebut sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga denyut kebudayaan lokal di tengah arus modernisasi yang semakin cepat. “Kerja sama ini menjadi ruang pertemuan antara akademisi dan pelaku kebudayaan. Sejarah bukan hanya soal masa lalu, tetapi cara sebuah bangsa memahami dirinya sendiri,”.


Acara penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 21/05/2026 disaksikan oleh Wakil Dekan 1 Unsill Dr. Diana Hernawati, S.Pd., M.Pd. dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata Kota Tasikmalaya Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si di Auditorium Gedung Muhammad Nu'man Somantri Unsil. Jl. Siliwangi Kota Tasikmalaya.


Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unsil sendiri dikenal aktif mengembangkan kajian sejarah lokal dan publikasi akademik berbasis budaya daerah. Program studi ini merupakan bagian dari FKIP Unsil dan telah memiliki berbagai mitra kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi. Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, penelitian dan pengabdiankepada masyarakat). Ke depan, kerja sama tersebut direncanakan melahirkan berbagai agenda lanjutan seperti seminar sejarah budaya, penelitian bersama, diskusi publik, penerbitan buku, hingga digitalisasi arsip sejarah Kota Tasikmalaya.


Di tengah derasnya perubahan zaman, kerja sama ini menjadi pengingat bahwa sebuah kota tidak hanya membangun gedung dan jalan raya, tetapi juga membangun ingatan, nilai, dan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakatnya. Kota Tasikmalaya, dengan segala jejak sejarahnya, sedang berusaha menjaga agar akar itu tidak tercerabut dari tanahnya sendiri. (Humas DKKT)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl