Labels

Iklan

Dilantik Walikota, Pengurus Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya Resmi Bekerja!

KOMITE BUDAYA
Selasa, 30 Desember 2025
Last Updated 2026-04-05T14:19:46Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

Prosesi pelantikan pengurus Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya 2025-2030

TASIKMALAYA — Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT) Masa Bhakti 2025–2030 di Aula Balekota Tasikmalaya, Rabu, (31/12/2025).

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menjaga serta mengembangkan warisan seni dan budaya daerah.

Acara tersebut dihadiri pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkot Tasikmalaya, unsur Forkopimda, serta sejumlah tokoh dan pegiat seni budaya.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan, pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan bentuk kepercayaan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurut Viman, DKKT memiliki peran strategis dalam menjaga kebudayaan daerah, tidak hanya melalui pelestarian seni, tetapi juga edukasi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penanaman nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Dengan menaungi berbagai komite kesenian dan kebudayaan, DKKT diharapkan menjadi ruang yang hidup, inklusif, dan produktif.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung ikhtiar kebudayaan melalui kolaborasi, dialog, dan sinergi yang sehat, kata Viman.

"Seni dan budaya yang dirawat dengan baik akan memperkuat karakter masyarakat, memperkaya ruang pendidikan, serta membuka peluang tumbuhnya kreativitas dan ekonomi berbasis budaya,” ujar Viman.

Sementara itu, Ketua DKKT Masa Bhakti 2025–2030, Tatang Supriatna Sumpena, menyatakan komitmennya untuk memajukan seni dan budaya di Kota Tasikmalaya.

Ia menjelaskan, Dewan Kesenian kini telah bertransformasi dengan menambahkan rumpun kebudayaan, sehingga nomenklaturnya berubah menjadi Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT). Selain perubahan nomenklatur, struktur organisasi DKKT juga mengalami penyesuaian, dari sebelumnya berbentuk rumpun menjadi komite.

Tatang berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap memberikan dukungan, termasuk tidak memangkas dana hibah yang selama ini menjadi penopang kegiatan DKKT.

“Kami akan merangkul dan mendukung seluruh komunitas seni dan budaya, khususnya yang ada di Kota Tasikmalaya, agar lebih aktif dalam memajukan kebudayaan daerah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota berpesan agar para pengurus DKKT menjalankan amanah dengan tulus, merawat seni budaya dengan sepenuh hati, serta membangun kerja sama yang inklusif. Hal tersebut dinilai penting demi terjaganya warisan budaya sekaligus lahirnya kreativitas-kreativitas baru yang membanggakan.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl